100 IMPORTIR PLASTIK FILM TERBESAR DI INDONESIA
JAKARTA – ECBISRESCONS Tidak dapat dipungkiri ketergantungan Indonesia terhadap luar negeri akan produk plastic film dari luar negeri sampai sekarang ini masih cukup besar dan bahkan terus meningkat dalam setiap tahunnya. Keadaan ini sudah barang tentu disebabkan karena terus meningkatnya kebutuhan di dalam negeri sebagai dampak dari perkembangan industry pemakainya. Hampir semua produk makanan menggunakan plastic film ini diantaranya adalah industry makanan ringan (snack food), kembang gula, mie instant, biscuit, es krim, dan lain sebagainya.
Menurut catatan Badan Pusat Statistik, impor plastic film Indonesia pada tahun 2016 tercatat sebanyak 60.812 ton dengan nilai US$ 98,4 milyar. Plastik film tersebut sebagian
besar berasal dari Singapore, Thailand, Philipina, Malaysia, China, Jepang, Australia, Germany, Taiwan, India, Hongkong, Amerika Serikat, Korea dan lain sebagainya.
Sementara kalau dilihat dari importirnya menurut penelitian ECBIS Rescons pada tahun 2016 lalu ada sekitar 538 perusahaan yang melaksanakan impor plastic film ini. Dan kalau dilihat dari volume ataupun nilainya 10 besar diantaranya adalah PT. Colorpak Flexible Indinesia, PT. Pitamas Indonusa, PT. Sapta Warna Cemerlang, PT. Nachindo Tape Industry, PT Buana Chandra Mandiri, PT Supernova, PT. Panverta Cakrakencana, PT. Putra Mandiri Intipack dan PT. Prima Makmur Rotokemindo.
PT. COLORPAK INDONESIA TBK
Perusahaan ini didirikan pada 15 September 1998, kemudian pada tanggal 4 September 2001 melakukan go public dengan kepemilikan saham oleh PT. Bukit Jaya Semesta, PT Askes, Merril Lynch, Pierce, Fenner & Smiths, Crendwell Pte. Ltd., dan public.
Perusahaan yang berlokasi di Pasir, Jaya, Jatiuwung, Tangerang, Banten ini didirikan dengan investasi sebesar Rp. 100,000 juta dan mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 105 orang. Adapun kegiatannya adalah di bidang manufaktur tinta cetak, pelapis, perekat dan perdagangan perlengkapan cetak lainnya seperti BOP Film dan PET Film. Pada tahun 2010, Colorpak hanya beroperasi dengan satu pabrik di Tangerang – Banten menempati area seluas 13.125 m2 dan memiliki kapasitas terpasang sebesar 10.000 MT. Pada tahun 2011, Colorpak mempunyai pabrik yang kedua di Sidoarjo – Jawa Timur dengan menempati area seluas 12.009 m2 dengan kapasitas terpasang sebesar 2.500 MT per tahun.
Produk-produk yang dihasilkan meliputi : Tinta untuk Flexible packaging & Cigarette packaging, Enviromental friendly ink, PVC leather coating. Disamping itu perusahaan ini juga melakukan perdagangkan : Film (BOPP, PET, NYLON, MPET, etc), Adhesive (Solvent base, Solvent less, etc), Platic Resin.
Sebagian besar produk-produk yang dihasilkan tersebar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Medan dan juga ekspor ke Australia dan China. Untuk menunjang hasil produksinya perusahaan ini mengimpor beberapa jenis plastic film dari Vietnam dan Thailand. Pada tahun 2016 lalu menurut penelitian ECBISRescons plastic film yang diimpor dari kedua Negara tersebut ada sebanyak 5.276 ton dengan nilai US$ 7,3 juta.
PT. PITAMAS INDONUSA
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 24 November 1995 di Jalan Bintoro, Suarbaya, Jawa Timur dengan status Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Sudah dua kali perusahaan ini telah melakukan expansi yaitu pada tahun 2000 dan 2006, adapun kapasitas yang dimiliki adalah OPP and PVC Film Adhesive sebanyak 2,510 ton dan Pita Isolasi sebanyak 684,000,000 mtrs per tahun.
Perusahaan yang dimotori oleh Mr. Albertus Andrie Anggasaputra, Mr. Herman Santoso dan Mr. Hermawan Andy Marantha ini saat ini mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 310 orang dan investasi yang ditanam pada waktu itu kurang lebih sekitar Rp. 185,301 juta. Untuk menunjang produk-produk yang dihasilkan tersebut perusahaan yang tergabung dengan PT Kawan Kita Sejati, PT Nasional Cehmical Tape Indonesia dan PT Sumilindo Tape Industry ini pada tahun 2016 lalu mengimpor plastic film dari China, Vietnam dan Taiwan sebanyak 3.397 ton dengan nilai US$ 4,2 juta.
PT. SAPTA WARNA CEMERLANG
Perusahaan ini didirikan pada bulan Agustus 1989 di desa Pasir Jaya Km.8, Tangerang, Banten, adapun kantor pusatnya berada di Perkantoran GRAHA MAS Jalan Perjuangan Block B-15 Kebon Jeruk Jakarta 11530, DKI Jakarta. Perusahaan ini bergerak dalam bidang industry produk plastic dengan kapasitas produksi sebesar 15.000 ton Flexible Packaging per tahun. Perusahaan yang dimotori oleh Mr. Irwan Atmadja, Mr. Harry Gunawan dan Mr. Budiono tersebut saat ini mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang.
Diperoleh keterangan bahwa perusahaan yang tergabung dalam MAYORA Group ini selama ini masih mengimpor beberapa jenis plastic film dari 9 negara yaitu dari Thailand, United Arab Emerad, Oman, Malaysia, China, India, Singapore, Korea dan Bahrain. Adapun jenis platik film yang diimpor diantaranya adalah BOPP Film, BOPET Film dan Polyester Film. Pada tahun 2016 lalu ada sebanyak 3.211 ton dengan nilai US$ 5,3 juta.
PT. NACHINDO TAPE INDUSTRY
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 7 Mei 1990 di Desa Betro, Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur. Perusahaan yang dibangun dengan investasi sebesar Rp. 12.000 juta tersebut setiap tahunnya dapat menghasilkan OPP/PVC Film dan Plastic Tape masing-masing sebanyak 30.720.000 meter dan 1.600 ton. Untuk menunjang hasil produksi tersebut perusahaan ini mengimpor plastic film dari China dan Vietnam sebanyak 3.003 ton dengan nilai US$ 3,9 juta pada tahun 2016.
Perusahaan yang berstatus Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ini dimotori oleh Mr. Albertus Andire sebagai President Director dan Mr. Ivan Mamangkay sebagai Factory Manager. Diketahui bahwa perusahaan yang dimiliki oleh Mr. Herman Santoso, Mr. John Cristopher Summakwan, Mr. Albertus Andrie Anggasaputra dan Mr. Rachmat Sumengkar sekarang ini mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 400 orang. Lebih lanjut perusahaan ini juga tergabung dengan PT KAWAN KITA SEJATI (Trading and Supplies of Chemicals and Laboratory Equipment), PT PITA MAS INDONUSA (Plastic Adhesive Manufacturing), dan PT SUMALINDO TAPE INDUSTRY ( Adhesive Tape Manufacturing).
PT. SUPERNOVA FLEXIBLE PACKAGING
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1981, memproduksi kemasan Fine fleksibel yang di peroduksi secara moderen di dua pabrik, yang terletak di Kawasan Industri Jababeka, 35 km di Timur Jakarta, dan Kawasan Industri Ancol, Jakarta, Utara, Industri, Indonesia. Supernova telah memasarkan produk kemasan fine fleksibel ke negara-negara dibelahan dunia dengan peralatan design yang memadai, mulai dari Cylinder Making, Multi color printing, beberapa jenis laminating dan berbagai mesin Finishing yang canggih. Setiap tahunnya perusahaan ini berhasil memproduksi Plastic packaging sebanyak 14.900 ton.
Mutu Produk terbaik adalah sebuah komitmen jangka panjang di Supernova. Supernova telah terakreditasi dengan ISO 9001:2008 (Quality System Management), FSSC : 22000 (Food Safety System Certification), ISO 14001 (Evironmental Management System) dan OHSAS 18001 (Safety & Health Management System).
Perusahaan yang didirikan dalam rangka Penanaman Modal Asing (PMA) tersebut saat ini mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 360 orang dan dimotori oleh Mr. Leo Junatan sebagai President Director dan Mr. Panca Chandra sebagai Director. Menurut penelitian ECBISRescons pada tahun 2016 lalu perusahaan ini mengimpor plastic film dari China dan Thailand sebanyak 2.735 ton dengan nilai US$ 3,3 juta.
PT. PANVERTA CAKRAKENCANA
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 19 Juli 1989. Pada tahun 1991, perusahaan ini mulai memproduksi film Cast Polypropylene (CPP) dengan kapasitas awal sebesar 3.500 MT/tahun. Pada tahun yang sama, Panverta juga mendatangkan mesin metalizing dengan kapasitas 2.000 MT/tahun. Selanjutnya di tahun 1996, Panverta mulai memproduksi film Linear Low Density Polyethylene (LLDPE) dengan kapasitas awal sebesar 1.200 MT/tahun.
Kini, PT Panverta Cakrakencana memiliki enam mesin CPP yang sanggup memproduksi 42.000 MT film CPP per tahun dengan lebar maksimum 5.200 mm; sembilan mesin Blown Film yang mampu memproduksi film LLDPE sebanyak 18.000 MT/tahun dengan lebar maksimum 2.800 mm; dan delapan mesin metalizing dengan kapasitas total sebesar 26.500 MT/tahun.
Perusahaan yang didirikan dalam rangka Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ini berlokasi di Jalan Raya Kasri, Desa Sumberejo Km.45, Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur dan saat ini mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 900 orang. Keberhasilan perusahaan ini tentunya karena dimotori oleh pengusaha-pengusaha yang sangat berpengalaman diantaranya adalah Mr. Tanjung Soeheru sebagai President Director dan Mr. Sujantoa selaku General Manager. Menurut penelitian ECBISRescons pada tahun 2016 lalu perusahaan ini mengimpor berbagai jenis plastic film dari China dan Thailand sebanyak 2.676 ton dengan nilai US$ 3,5 juta.
PT. SURABAYA PERDANA ROTOPACK
PT. Surabaya Perdana Rotopack (SPR) telah berdiri sejak awal tahun 1986, berlokasi di Jl. Tambak Sawah No. 19 Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia. Bisnis inti perusahaan ini adalah converting & flexible packaging, dengan rotogravure printing dan laminating process. Perusahaan melayani pasar domestik dan internasional, termasuk Amerika Serikat, Asia, Afrika dan Timur Tengah.
Dari waktu ke waktu, perusahaan selalu berusaha meningkatkan kapasitas cetaknya. Pada awal tahun 2000, kapasitasnya mencapai lebih dari 624.000.000 m2 per tahun, yang juga didukung oleh kapasitas yang sama untuk menyelesaikan proses selanjutnya (dry laminating, extruder, slitting, etc.). Perusahaan juga memiliki laboratorium untuk Riset dan Pengembangan, yang membuktikan bahwa perusahaan memiliki komitmen kuat untuk secara konsisten memperbaiki kualitas produknya.
Saat ini, perusahaan memproduksi berbagai jenis kemasan untuk hampir semua jenis produk (daging dan keju, makanan beku, kopi, makanan ringan dan kembang gula, kacang kering, deterjen, kertas rokok, dll.) dengan tenaga kerja sebanyak 450 orang. Perusahaan yang didirikan dengan fasilitas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ini dimotori oleh Mr. Tandjoeng Soeheru selaku President Director dan Mr. Mintardjo Widya selaku Director. Menurut penelitian ECBISRescons pabrik yang dibangun dengan investasi sebesar Rp. 39,255 juta ini pada tahun 2016 lalu mengimpor berbagai jenis plastic film dari China, Thailand, Vietnam dan Malaysia sebanyak 2.174 ton dengan nilai US$ 3,2 juta.
PT. PRIMAMAKMUR ROTOKEMINDO
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 9 Maret 1976 dimulai dengan nama CV. PRIMA MAKMUR terletak di Jl. Daan Mogot Km. 13,8 Cengkareng, Jakarta, Indonesia, sejalan industri kemasan plastik dan menghasilkan PP tas, setelah itu perusahaan pindah di sebelah skala kecil divisi cetak. Perusahaan terus terus berkembang dengan menambahkan lebih banyak mesin dan pembagian seperti pukulan Molding, Extrusion Laminator dan sebagainya. Mengenai pertumbuhan yang cepat, 26 Mei 1988 perusahaan mengubah status menjadi PT. PRIMA MAKMUR ROTOKEMINDO.
Pada tahun 1994, sejalan dengan pertumbuhan perekonomian Indonesia, pertumbuhan progresif pengalaman perusahaan, sehingga lokasi pabrik dengan ± 10,000m2 tidak mampu mendukung kegiatan perusahaan, maka perusahaan memperluas beberapa lini produksinya ke Jl. Bitung Raya RT 08 / RW 04, Kampung Bulakan, Kel. Bitung Jaya, Kec. Cikupa, Kab. Tangerang, Banten – Indonesia, menempati 66,331m2 luas wilayah.
Pada tahun 1997, seluruh kegiatan produksi pindah ke pabrik di Bitung – Tangerang dengan luas sekitar 6,8 hektar. Disamping infrastruktur meningkat, perusahaan juga mulai mengelola sumber daya manusia (± 550 karyawan) dan untuk memenuhi kebutuhan mesin, listrik memiliki sepasang 2.044 KVA.
Dalam periode ini perusahaan terus meningkatkan kapasitas mesin dan produksi. PT. PRIMA MAKMUR ROTOKEMINDO berlaku Sistem Manajemen Mutu dengan tujuan untuk menjaga kinerja perusahaan yang mampu untuk memberikan produk berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan pelanggan.
Perusahaan yang didirikan dengan fasilitas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ini dibangun dengan investasi sebesar Rp. 19.014 juta dan dimotori oleh Mr. Tawi Rahardjo selaku President Director dan Mr. Utama Halim selaku Director. Menurut penelitian ECBISRescons perusahaan yang tergabung dengan PT. Tralon Poly Alloy dan PT. Taraguna Foamindo ini pada tahun 2016 lalu mengimpor berbagai jenis plastic film dari China, Singapore, Malaysia, Hongkong dan Thailand sebanyak 2.093 ton dengan nilai US$ 2,7 juta.
Jl. Robusta Q7/1 Pondok Kopi Jakarta 13460 | Phone/WA : (+62) 0819 0538 1421 | Email : cs@ecbisrescons.com
Copyright@2017 ecbisrescons.com